Menggapai Cinta Rasulullah


Oleh: M. Faathir Muchtar 9F

Bulan Rabiul Awal telah tiba, bulan dimana manusia mulia dilahirkan yang kelak akan diangkat sebagai seorang Nabi dan Rasul utusan Allah yaitu Nabi Muhammad SAW. Sebagai seorang siswa di sekolah yang berlatar belakang Islam yaitu MTsN 2 Jember tentu saya sangat bergembira menyambut bulan kelahiran Nabi. Di masjid, musholla, ataupun surau semua orang akan berkumpul untuk bershalawat bersama kepada Nabi Muhammad SAW. Uniknya setiap daerah di Indonesia mempunyai tradisi yang berbeda untuk memperingati hari kelahiran Nabi, hal ini tentunya menjadi moment yang ditunggu oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, sungguh sebuah potret Islam Nusantara yang sangat indah.
Memperingati hari kelahiran Nabi pada hakikatnya adalah meneladani sifat-sifat mulia beliau karena Nabi Muhammad adalah sang suri tauladan sepanjang zaman. Hal ini disebutkan dalam Q.S. Al Ahzab ayat 21 “ sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah”. Nabi Muhammad adalah pemimpin kita sudah sewajarnya kita mengikuti perilaku mulianya dalam segala aspek kehidupan, dengan meneladani beliau dan menjadikan perilaku beliau sebagai sebuah habit bagi kita maka akan timbul rasa cinta kepada Nabi Muhammad yang kian bertambah setiap hari. Nabi bersabda’ barang siapa menghidupkan sunnahku, maka dia mencintaiku. Barangsiapa mencintaiku, maka dia bersamaku kelak di surga’. Masya Allah.. tentu kita semua menginginkannya bukan.
Begitu banyak perilaku Nabi yang bisa kita teladani dalam kehidupan sehari-hari, namun sebagai seorang siswa kali ini saya ingin mengkritisi salah satu sifat Nabi yang mulai tergeser arus perkembangan zaman dan teknologi yaitu sifat kasih sayang sesama teman. Seperti dua sisi mata uang tidak bisa dipungkiri teknologi membawa banyak manfaat tetapi juga pengaruh buruk bagi kita. Jujur saja saya adalah siswa yang juga banyak memanfaatkan teknologi, di luar waktu sekolah saya menggunakan gawai (HP) untuk berkomunikasi atau sekedar menonton hiburan. Tetapi Ibu saya selalu mengingatkan untuk memfilter apa saja yang saya tonton di HP.
Beberapa waktu lalu saya membaca berita tentang maraknya bullying dan tindak kekerasan yang terjadi di sekolah, sebuah fenomena miris di tengah keseriusan pemerintah menggalakkan Pendidikan Karakter bagi kita. Diberitakan telah terjadi tindak kekerasan di sekolah yang mengakibatkan 1 siswa SMK meninggal dunia. Sungguh ironi ,karena sekolah adalah tempat kita menimba ilmu bukan tempat adu kekuatan, arogansi dan merasa sok jago. Bentuk bullying di sekolah bisa bermacam-macam baik bullying fisik seperti memukul, menendang ataupun bullying verbal seperti mengolok-olok, menyindir, menghina fisik, mengancam teman, bahkan memanggil teman dengan nama orangtua juga merupakan bentuk bullying.
Nabi Muhammad mengajarkan kita untuk saling mengasihi dan saling menyayangi, beliau menghormati yang tua dan menyayangi yang lebih muda, bahkan pada orang yang membencinya sekalipun Rasulullah tetap mempunyai hati yang penuh kasih sayang. Sebuah perilaku yang harus selalu dipupuk di lingkungan sekolah untuk menekan terjadinya bullying dan tindak kekerasan lain yang dapat berakibat fatal, Karena atmosfer sekolah yang sehat berpengaruh terhadap perilaku dan hasil belajar siswa. Sebagai siswa saya berusaha untuk saling menyayangi dan tidak pilih-pilih teman.
Saya sangat bersyukur di sekolah mendapatkan pelajaran Aqidah Akhlak yang mengajarkan tentang akhlak mulia Nabi Muhammad SAW yang harus diteladani. Sehari- hari semua teman dan guru di sekolah saya saling meghormati dan saling menyayangi, kami membiasakan sholat sunnah dan wajib berjamaah dan mengadakan lomba antar kelas, saling membantu saat ada teman yang membutuhkan juga menjenguk jika ada teman yang sakit. Hal itu akan memupuk kebersamaan dan rasa kasih sayang sehingga nantinya akan menggapai cinta Rasulullah karena meneladani sifat mulia beliau yaitu hidup dengan penuh kasih sayang.

Leave a Reply