Semangat Qur’ani di Malam Nuzulul Qur’an, 204 Siswa MTsN 2 Jember Ikuti MABIT Penuh Makna

Hadir Sebagai Inspirasi
MTsN 2 Jember
Jember (Humas MTsN 2 Jember) – Suasana berbeda tampak di lingkungan MTsN 2 Jember pada Jumat pagi (6/3/2026). Sebanyak 204 siswa program Fullday Tahfidz dan kelas LBCI (Layanan Belajar Cerdas Istimewa) hadir dengan wajah cerah dan penuh semangat. Mengenakan busana bernuansa putih dan hitam, mereka berkumpul di Masjid Nur Mujahiddin untuk mengikuti kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) dalam rangka menyambut malam Nuzulul Qur’an pada malam ke-17 Ramadan 1447 H.
Para peserta yang berasal dari kelas 7, 8, dan 9 ini mengikuti rangkaian kegiatan MABIT selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu (6–7 Maret 2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Keagamaan MTsN 2 Jember bekerja sama dengan komite madrasah serta jajaran wakil kepala madrasah. Mengusung tema “Menjalin Ukhwah, Menguatkan Iman, Meraih Taqwa”, kegiatan ini dipusatkan di Masjid Nur Mujahiddin MTsN 2 Jember.
Sejak pagi hari, suasana masjid terasa hidup oleh kehadiran para siswa yang antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Program MABIT ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan bermalam di madrasah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, penguatan spiritual, dan pengembangan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIB dengan shalat Dhuha berjamaah yang dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Opening Ceremonial yang diisi dengan sambutan Kepala MTsN 2 Jember.


Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Jember, Dr. Hj. Nur Aliyah, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan MABIT merupakan program rutin yang memiliki tujuan mulia untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus melatih para siswa merasakan kehidupan layaknya santri di pesantren.
“Berpuasa adalah kewajiban bagi kita sebagai umat Islam, maka tidak ada alasan untuk tergoda oleh hal-hal yang dapat merusak atau membatalkan puasa. Program MABIT di bulan Ramadan ini merupakan kegiatan rutin madrasah setiap tahun, sebagai kesempatan bagi kalian untuk merasakan bagaimana menjadi santri—meskipun hanya sebentar—di sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas Fullday Tahfidz yang terdiri dari enam rombel. Melalui program ini, insyaallah kalian yang sedang menghafal Al-Qur’an akan tumbuh menjadi generasi berprestasi, para penghafal Al-Qur’an yang kelak dapat membuka jalan surga bagi kedua orang tua kalian,” tutur beliau dengan penuh harap.
Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan hari pertama diisi dengan berbagai agenda yang menarik sekaligus sarat makna. Para siswa mendapatkan kajian keagamaan dengan materi “Adab Menghafal Al-Qur’an” yang memberikan pemahaman tentang sikap dan etika seorang penghafal Al-Qur’an. Suasana semakin hidup ketika para siswa mengikuti ice breaking berupa lomba cerdas cermat yang menguji pengetahuan keislaman mereka.
Selanjutnya, peserta juga mendapatkan materi Fikih Ibadah Puasa, melaksanakan shalat berjamaah, serta mengikuti khotmil Qur’an yang membuat suasana masjid semakin syahdu dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Tidak hanya kegiatan spiritual, para siswa juga diajak berkreasi melalui lomba kreasi menu takjil yang menghadirkan suasana kebersamaan dan keceriaan di antara mereka.


Menjelang malam, kegiatan dilanjutkan dengan shalat Tarawih berjamaah, materi pembinaan bertema “Remaja Muslim”, serta ditutup dengan muhasabah diri yang berlangsung penuh khidmat. Pada momen ini, para siswa diajak merenungkan perjalanan hidup, memperbaiki niat, dan memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Memasuki hari kedua, Sabtu (7/3/2026), kegiatan dimulai sejak dini hari dengan Qiyamul Lail pada pukul 03.00 WIB. Suasana hening malam yang dipenuhi doa dan munajat para siswa menghadirkan pengalaman spiritual yang mendalam. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sahur bersama, shalat Subuh berjamaah, serta tahsin Al-Qur’an untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an para peserta.
Pagi harinya, para siswa kembali melaksanakan shalat Dhuha berjamaah sebelum mengikuti jalan sehat di sekitar lingkungan madrasah. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian MABIT yang penuh kebersamaan, semangat, dan nilai-nilai keimanan dalam tubuh yang sehat.
Melalui kegiatan MABIT ini, MTsN 2 Jember berharap para siswa tidak hanya semakin dekat dengan Al-Qur’an, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter religius, mempererat ukhuwah, serta memperkuat iman dan takwa dalam kehidupan sehari-hari. Ramadan pun terasa semakin bermakna ketika malam-malamnya diisi dengan ibadah, ilmu, dan kebersamaan yang menyejukkan hati. (AR)

#KementrianSemuaAgama

Leave a Reply