Hadir Sebagai Inspirasi
MTsN 2 Jember
Jember (Humas MTsN 2 Jember) – Dalam upaya membentuk karakter peduli lingkungan di kalangan warga madrasah, MTsN 2 Jember menggelar kegiatan Sosialisasi Kader Adiwiyata pada hari ini, Selasa (11/11/2025) bertempat di Aula MTsN 2 Jember. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 12.30 sampai dengan 13.00 WIB ini diikuti oleh para kader Adiwiyata, guru pembimbing, tim kesiswaan, perwakilan kelas (ketua dan wakil) serta OSIM/MPK periode 2025-2026. Setiap perwakilan kelas bertanggung jawab penuh terhadap kebersihan lingkungan madrasah sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Quratulaini, M.Pd., selaku Ketua Tim Adiwiyata MTsN 2 Jember. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya kesadaran memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan madrasah sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan.
“Lingkungan yang bersih dan sehat berawal dari kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah. Dengan memilah sampah, kita turut menjaga bumi dari pencemaran,” ungkap perempuan yang kerap disapa Bu Aini dalam arahannya.
Para peserta akan diperkenalkan pada sistem bank sampah madrasah yang kini sudah dikelola secara lebih terstruktur. Bank Sampah adalah lembaga atau sistem pengelolaan sampah yang dilakukan secara kolektif dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Bank sampah di madrasah ini berada tepat di samping Green House Zoonature MTsN 2 Jember dan menjadi pusat kegiatan pengelolaan sampah terpadu baik sampah organik maupun anorganik dari madrasah.
Dalam bank sampah, warga atau peserta (nasabah) menabung sampah yang sudah dipilah, kemudian sampah tersebut akan ditimbang dan dicatat nilainya seperti menabung uang di bank. Sampah yang terkumpul kemudian dijual ke pengepul, didaur ulang, atau diolah menjadi produk bermanfaat seperti pupuk, kerajinan, atau kompos. Dengan demikian, sampah dipilah menjadi dua kategori utama, yaitu organik dan anorganik. Sampah organik diolah menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah anorganik dikumpulkan berdasarkan jenis dan ditempatkan di beberapa pos sebelum diangkut pihak bank sampah, yaitu Pos botol mineral, Pos gelas mineral, Pos sampah bungkus snack, Pos sampah kertas dan kardus.
Ketua Koordinator Adiwiyata juga menunjukkan secara detil bagaimana teknis pemanfaatan dan struktur bank sampah sebagai hasil dari limbah sampah di sekeliling mereka secara berkelanjutan. Struktur organisasi Bank Sampah ini terdiri atas Kepala Madrasah bertindak sebagai Pelindung: (Dr. Hj. Nur Aliyah, S.Pd., M.Pd); Wakil Bidang Kesiswaan bertindak sebagai pembina (Hadi Wijaya, S.Pd); Ketua Koordinator Program Adiwiyata bertindak sebagai penanggung jawab (Quratulaini, M.Pd); kader Adiwiyata (OSIM/MPK) bertindak sebagai ketua pengolahan bank sampah; sekretaris dan bendahara (perwakilan guru dan siswa); siswa perwakilan yang bertugas piket dari tiap kelas bertindak sebagai petugas pos sampah; dan kader OSIM/MPK yang bertugas mengelola sampah organik menjadi pupuk bertindak sebagai tim produksi dan pengolahan. Melalui sistem ini, seluruh warga madrasah diajak untuk tidak hanya membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga memilah, mengolah, dan memanfaatkan sampah menjadi produk bernilai dan tepat guna. Seluruh kader dan warga madrasah sebagai unit kecil Bank Sampah Madrasah yang dikelola secara mandiri oleh madrasah dengan pembinaan secara berkelanjutan dari DLH. Sampah anorganik akan disetor kepada lembaga yang telah ditunjuk menjadi penggerak dan pengolahan sampah yaitu DLH (Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota) dan Bank Sampah Induk Nasional (lembaga pembina dan penyalur bank sampah skala nasional).
Selain materi pemilahan sampah, kegiatan ini juga tindak lanjut Gerakan Pungut Sampah Rutin (Gerpusari) yang selama ini dilakukan sebagai langkah konkret menciptakan kesadaran siswa dalam lingkungan belajar yang bersih, hijau, dan nyaman sejak dini. Sebelumnya, kegiatan Gerpusari dan Jumat Bersih dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan seluruh warga madrasah .
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Jember menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan madrasah Adiwiyata tingkat nasional. Tidak hanya menanamkan nilai kebersihan, kegiatan ini juga menjadi media edukatif untuk menumbuhkan karakter tanggung jawab dan kepedulian lingkungan bagi seluruh siswa.
“Kami ingin menjadikan MTsN 2 Jember sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga peduli dan berperan aktif menjaga lingkungan,” tutur Quratulaini menutup sesi sosialisasi.
Dengan semangat kolaboratif antara guru, siswa, dan kader Adiwiyata, MTsN 2 Jember terus berinovasi dan melangkah menuju “Madrasah Hijau Berwawasan Lingkungan”, sebagai bukti nyata kontribusi madrasah terhadap keberlanjutan bumi. (AR)
#KementrianSemuaAgama