Klangenan Sesarengan Menyelaraskan Bakat, Sportivitas, dan Kebersamaan dalam Classmeeting MTsN 2 Jember

Hadir Sebagai Insprirasi
MTsN 2 Jember
Humas MTsn 2 Jember – Sorak-sorai dan gelak tawa peserta didik kelas 7 dan 8 menggema di lapangan madrasah pada Kamis (11/6/2026). Semangat kebersamaan begitu terasa saat seluruh siswa kelas VII dan VIII mengikuti upacara pembukaan classmeeting bertajuk “Klangenan Sesarengan”, sebuah kegiatan penutup pembelajaran semester genap tahun pelajaran 2025/2026 yang berlangsung hingga Rabu (17/6/2026). Makna kebersamaan dalam nuansa budaya lokal sengaja diusung oleh panitia dari ASJAR UNEJ dan OSIM/MPK madrasah dalam classmeeting akhir tahun ini yang hadir dengan konsep berbeda dari sebelumnya. Tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga memadukan unsur keagamaan, kreativitas, dan penguatan karakter. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Lapangan MTsN 2 Jember dan Masjid Nur Mujahidin MTsN 2 Jember.
Kamis (11/6/2026) diadakan upacara pembukaan berlangsung meriah yang diikuti seluruh warga madrasah. Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Jember, Jamanhuri, S.Ag., M.Pd.I., mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan classmeeting sebagai sarana membangun karakter sekaligus menjaga kesehatan jasmani dan rohani.
“Anak-anak yang hebat adalah mereka yang memiliki badan sehat dan jiwa yang kuat. Melalui classmeeting ini, tunjukkan kemampuan terbaik kalian dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, saling menghargai, dan menjaga persaudaraan. Menang memang membanggakan, tetapi sikap yang baik jauh lebih berharga,” pesan Jamanhuri di hadapan peserta upacara.
Beliau juga menegaskan bahwa classmeeting bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan ruang belajar yang menyenangkan untuk mengembangkan bakat, membangun kerja sama, dan mempererat hubungan antarsiswa setelah menjalani aktivitas akademik selama satu semester penuh.
Usai pembukaan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan lomba Kaligrafi dan Dakwah Islami yang dipusatkan di Masjid Nur Mujahidin. Dalam lomba kaligrafi, setiap kelas mengirimkan minimal satu tim yang terdiri atas dua peserta didik untuk menuangkan kreativitas melalui tema Keindahan Asmaul Husna. Para peserta bebas memilih salah satu dari 99 Asmaul Husna untuk divisualisasikan dalam karya seni sesuai imajinasi dan kemampuan mereka.
Sementara itu, lomba dakwah islami perorangan mengangkat tema “Hikmah Bulan Haji dan Iduladha dalam Kehidupan Sehari-hari.” Peserta menyampaikan materi seputar ibadah haji, keteladanan Nabi Ibrahim AS, nilai keikhlasan, ketakwaan, persaudaraan Islam, hingga implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan remaja masa kini. Masing-masing peserta diberi waktu 7–8 menit untuk menyampaikan pesan dakwahnya.
Salah satu peserta lomba dakwah, Aliza M (Kelas 7B), mengaku senang dapat tampil di hadapan teman-temannya.
“Saya awalnya gugup dan takut ngeblank, tetapi setelah mulai berbicara saya merasa lebih percaya diri, meski ada beberapa kata yang sempat lupa, tapi saya senang. Lomba ini membuat saya belajar menyampaikan pesan-pesan Islam dengan cara yang menarik dan mudah dipahami teman sebaya,” ujarnya.


Keseruan berlanjut pada Jumat (12/6/2026) melalui lomba Setya Karsa Trengginas (Estafet) yang diikuti oleh tim putra dan putri dari setiap kelas. Setiap tim terdiri atas lima pemain inti dan dua pemain cadangan. Para peserta ditantang menyelesaikan serangkaian permainan yang menguji kekompakan dan ketelitian, mulai dari menyumpit bola di atas piring berisi air, mengestafetkan gelas plastik menggunakan balon, hingga menyusun cup menjadi bentuk piramida dengan bantuan karet gelang.
Teriakan dukungan dari teman-teman sekelas membuat suasana semakin hidup. Kemenangan memang menjadi tujuan, tetapi tawa dan kebersamaan yang tercipta selama perlombaan menjadi pengalaman yang tak kalah berharga.
Pada Senin (15/6/2026), peserta didik putri menunjukkan ketangkasan mereka dalam lomba Gobak Sodor. Dengan strategi, kecepatan, dan kerja sama tim yang baik, para pemain berusaha melewati penjagaan lawan untuk meraih poin.
Puncak kompetisi olahraga akan berlangsung pada Rabu (17/6/2026) melalui pertandingan Futsal antarkelas putra. Setiap kelas mengirimkan satu tim terbaik yang terdiri atas lima pemain inti dan dua pemain cadangan untuk memperebutkan gelar juara classmeeting tahun ini.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MTsN 2 Jember tidak hanya memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkompetisi, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Classmeeting “Klangenan Sesarengan” menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya tumbuh di ruang kelas, melainkan juga melalui kreativitas, olahraga, keberanian tampil, serta kebersamaan yang terjalin di antara seluruh warga madrasah.
Di balik setiap pertandingan, karya, dan penampilan dakwah, tersimpan pelajaran berharga tentang kerja sama, sportivitas, kepercayaan diri, serta nilai-nilai keislaman yang akan terus dibawa peserta didik dalam kehidupan mereka. Karena pada akhirnya, kemenangan sejati bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana setiap peserta tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. (AR)

#KementrianSemuaAgama

Leave a Reply