Humas MTsN 2 Jember – Lantunan ayat suci Al-Qur’an sejak pagi hingga siang menggema syahdu di Masjid Nur Mujahidin MTsN 2 Jember pada Sabtu (23/5/2026). Di tempat itulah, sebanyak 46 santri kelas 9 program Fullday Tahfidz menuntaskan perjalanan panjang mereka dalam kegiatan Haflatul Imtihan yang berlangsung khidmat, hangat, dan penuh haru. Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan absensi peserta, dilanjutkan pembacaan hafalan juz 1–5 dan juz 30 hingga pukul 12.00 WIB. Para santri putra didampingi Ustadz Taufik dan Ustadz Zakaria, sementara santri putri dibimbing Ustadzah Sufiatin dan Ustadzah Jannah. Suasana masjid terasa begitu teduh ketika satu per satu ayat dilafalkan dengan penuh ketekunan dan kekhusyukan. Bukan sekadar ujian hafalan, momen tersebut menjadi saksi perjuangan para santri menjaga ayat demi ayat yang telah mereka pelajari selama tiga tahun menempuh pendidikan di MTsN 2 Jember. Di balik suara hafalan yang mengalun, tersimpan doa, air mata, dan ikhtiar panjang para guru serta orang tua.
Usai pembacaan juz, para santri bersama wali santri melaksanakan salat Dhuhur berjamaah. Suasana haru mulai terasa saat penghujung salat, ketika para santri satu per satu meminta maaf kepada ustadz, ustadzah, dan orang tua mereka. Tangis pun pecah ketika para santri memeluk orang tua dan guru yang selama ini mendampingi perjalanan mereka menghafal Al-Qur’an. Momen paling menyentuh hadir ketika para santri memberikan mahkota kepada wali santri sebagai simbol penghormatan dan cinta kepada orang tua. Dengan mata berkaca-kaca, banyak wali santri tampak tak mampu menyembunyikan rasa bangga melihat putra-putrinya tumbuh menjadi generasi pecinta Al-Qur’an.
Jamanhuri, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas berkembangnya program tahfidz di madrasah. Kamad berharap budaya mengaji terus menjadi identitas siswa MTsN 2 Jember.
“Alhamdulillah kami berharap semua siswa yang masuk ke madrasah ini dapat mengaji sebagai identitas kita sebagai umat muslim. Saya bangga dengan banyaknya siswa yang hafal Qur’an dan mengikuti fullday tahfidz karena berarti semakin banyak generasi Qur’an dari MTsN 2 Jember,” ungkap . Beliau juga berpesan kepada para orang tua agar terus mendampingi putra-putrinya menjaga hafalan di rumah serta menyampaikan apresiasi kepada para ustadz dan ustadzah yang selama ini istiqamah membimbing para santri.“Semoga anak-anak tetap menjaga hafalan dan nantinya menjadi hafidz dan hafidzah yang membanggakan dunia maupun akhirat,” imbuhnya.
Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut jajaran wakil kepala madrasah, panitia Fullday Tahfidz, serta para ustadz dan ustadzah pembimbing yang selama ini membersamai para santri dalam proses menghafal Al-Qur’an. Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan pembimbing Fullday Tahfidz, Saifullah. Ia mengungkapkan rasa syukur atas perjuangan seluruh guru tahfidz dan berharap kecintaan kepada Al-Qur’an menjadi jalan memperoleh syafaat di hari akhir.
“Alhamdulillah, terima kasih semua ustadz dan ustadzah yang telah mendatangkan guru-guru khusus penghafal Al-Qur’an. Mudah-mudahan dengan cinta kepada Al-Qur’an melalui ustadz-ustadzah ini, kita semua mendapat syafaat di yaumil qiyamah,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa setelah tiga tahun proses pembinaan selesai, para santri sepenuhnya dikembalikan kepada orang tua untuk terus melanjutkan dan menjaga hafalan mereka hingga 30 juz.
Suasana semakin emosional ketika perwakilan wali santri, Bapak Supriadi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru dan pembimbing tahfidz. “Saya mewakili semua wali santri mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu guru dan ustadz ustadzah yang telah membimbing anak-anak kami hingga mampu hafal 5 juz. Ini perjuangan luar biasa selama tiga tahun,” ungkapnya dengan suara bergetar. Ia juga berharap program tahfidz di MTsN 2 Jember terus berkembang dan suatu saat memiliki asrama khusus tahfidz agar semakin banyak lahir generasi penghafal Al-Qur’an.
Kegiatan Haflatul Imtihan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan capaian hafalan oleh kepala madrasah kepada para santri. Tahun ini menjadi istimewa karena capaian hafalan santri meningkat dibanding tahun sebelumnya karena memiliki 9 santri istimewa dengan pencapaian terbaik, yang diberikan kepada Aira syafa Kirana, Hanifatun Nisa, Sri Mulyani, Raya Acintya P, Elsyaqira Yasmin Q, Sephindy Alfiatus S, Zafira Aura, R, Jihan Ainun K, Nurul Natasya, Anisa Khanza A.Pencapaian ini merupakan pencapaian tertinggi dalam program Fullday Tahfidz MTsN 2 Jember tahun ini.
Di balik sertifikat dan capaian hafalan itu, tersimpan perjuangan panjang, doa orang tua yang tak pernah putus, serta dedikasi guru-guru yang dengan sabar menuntun generasi Qur’ani. Haflatul Imtihan hari itu bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi menjadi penanda lahirnya harapan baru bagi masa depan generasi pecinta Al-Qur’an dari MTsN 2 Jember.(AR)